Kolam ikan serta seluruh perlengkapannya perlu dirawat secara baik. Selama masa pemeliharaan, kolam ikan selalu tergenang air, terguyur hujan, tercemar lumpur dan sampah atau terpanggang oleh panasnya sinar matahari. Akibatnya, kolam sering mengalami kerusakan, misalnya tanggul bocor atau retak, pintu air tersumbat, dan caren menjadi dangkal tertimbun lumpur atau sampah. Selain itu, banyak sekali hewan dan organisme liar yang hidup di dalam atau di sekitar kolam ikan yang termasuk dalam golongan hewan perusak, yaitu kepiting, tikus, dll.

Jika kolam ikan tidak dirawat dengan baik, bukan hanya fungsinya saja yang berkurang, tetapi tidak ada manfaatnya sama sekali. Oleh karena itu, perawatan kolam bukan hanya sekedar melindungi dan memperbaiki dari kerusakan, tetapi sekaligus memulihkan fungsi dan kegunaannya sebagai tempat yang layak untuk memelihara ikan.

Beberapa bagian kolam ikan yang perlu dirawat atau diperbaiki secara rutin adalah tanggul, parit, pintu air, dan saringan atau papan-papan penutupnya.

Berikut cara merawatnya :

  1. Pertahankan kualitas air yang baik dan mengelola pasokan air secara teratur adalah cara praktis paling umum mempertahankan kolam  dan ekosistemnya tetap terjaga.
  2. Pertimbangkan jumlah ikan dalam kolam dan berapa porsi tanaman yang ditambahkan dalam kolam. Sebaiknya mereka disesuaikan  dengan kapasitas filtrasi kolam. Hitungannya sekitar 5 cm ikan per  30 cm persegi luas permukaan kolam. Selain jumlah, pertimbangkan jenis  dan kecepatan ikan berkembang biak. Bila perlu, tambahkan ikan baru secara bertahap saja.
  3. Kolam dengan ikan sebaiknya juga diberikan tanaman yang menutup setidaknya setengah permukaan kolam. Tanaman ini dapat menjadi tempat
    bersembunyi dari predator dan berteduh.
  4. Secara teratur perhatikan kesehatan ikan dengan melihat siripnya apakah semua tegak dan berpenampilan baik. Jika terindikasi infeksi,
    sebaiknya lakukan pemisahan dan pengobatan. Bila perlu tambahkan dalam air kolam.
  5. Selama musim panas, uji kualitas air yakni PH air antara 6,5 hingga 7, juga ketinggian air kolam yang mudah menguap. Perhatikan pula ketika ganggang mulai muncul karena dapat mengganggu ekosistem kolam. Sedangkan pada musim penghujan, lakukan pembersihan kolam secara berkala dengan menggosok sisi-sisi kolam tanpa sabun.
  6. Jangan lupa membersihkan filter dan pompa serta memeriksa selang dan kemungkian kebocoran.
  7. Lakukan pemangkasan tanaman pinggiran dan kurangi gulma secara berkala. Begitu pula, kurangi tanaman yang telah melampaui pot.
Semoga bermanfaat.