Bambu air merupakan salah satu jenis tanaman bambu yang dapat hidup di dataran yang tergenang air. Bambu air juga merupakan tanaman bambu hias yang populer saat ini. Mempunyai tinggi mencapai 3 meter. Batangnya berwarna hijau, serta daunya yang keluar diantara sendi sendi pada rongga batangnya. Bambu air ini sangat cocok untuk hiasan outdoor dan indoor.

Kali ini tukangtamanasri.com akan membahas tentang cara merawat tanaman bambu air. Berikut caranya :

Tata Cara Perawatan

1). Perawatan yang ditanam dengan media tanah

  • Karena telah kita ketahui bahwa tanaman ini dapat tumbuh dengan baik ditanah yang banyak mengandung air, maka jangan biarkan tanahnya kering.
  • Pangkaslah batang bambu air yang mulai mengering. Batang bambu yang kering ditandai dengan warna kecoklatan yang menjalar dibagian batangnya. Hal ini menunjukkan bahwa batang tersebut sudah mati. Potonglah atau pangkaslah bagian batang itu. Namun jangan khawatir karena batang bambu yang sudah dipotong akan tergantikan dengan anak tunas bambu air yang baru. Jika tidak dipotong justru akan menghambat pertumbuhan tunas baru dan tentu saja akan mengurangi keindahanya.
  • Splis tanaman bambu air yang sudah tumbuh memenuhi pot. Pot yang telah penuh dengan batang tunas tunas bambu air yang harus dipindahkan ketempat lain. Pindahkan ke pot yang ukuranya lebih besar agar pertumbuhanya tidak sesak.
  • Berikan pupuk secukupnya. Pupuk akan memberikan nutrisi bagi tanah, namun jangan memberikan pupuk secara berlebihan. Lakukanlah secara berkala.

2). Perwatan yang ditanam dengan media air

  • Ganti air, setidaknya seminggu sekali.
  • Cuci wadahnya bersama dengan kerikil kerikil juga batang bambu tersebut.

 

Mudah bukan ? Selamat mencoba. Semoga bermanfaat.