Melati (Jasminum) merupakan tanaman bunga hias berupa tanaman perdu berbatang tegak dan hidup menahun. melati masuk dalam genus dari semak dan tanaman merambat dalam keluarga zaitun (Oleaceae). Melati terdiri sekitar 200 spesies tumbuhan asli daerah tropis dan hanggat dari Eurasia, Australasia dan Oseania. Melati secara luas dibudidayakan karena aroma khas yang dimilikinya. Terdapat sekitar 200 spesies melati yang ada. Bunga melati yang sering kita temui adalah warna umum berwarna putih meski banyak warna yang lainnya. biasanya bunga melati digunakan untuk campuran teh atau juga aksesoris pengantin dalam pernikahan.

Bunga melati biasa dijumpai di perumahan sebagai tanaman hias karena tampilannya yang cantik dan menebarkan aroma harum. Bunga melati merupakan jenis tanaman dengan perawatan yang relatif mudah.

Perawatan Tanaman Bunga  Melati
Pada umur sekitar satu bulan setelah tanam, bunga melati di dalam pot sering ditumbuhi rumput-rumput liar (gulma). Bersihkan rumput rumput liar tersebut. Pada fase awal pertumbuhan, media tanam melati membutuhkan ketersediaan air yang cukup. Pengairan perlu dilakukan secara teratur tiap hari sampai tanaman berumur kurang lebih 1 bulan. Pengairan dilakukan 1-2 kali sehari yakni pada pagi dan sore hari. Namun jangan berlebihan. Untuk menjaga kesuburan, lakukan pemupukan. Bisa menggunakan pupuk organik maupun kimia. Waktu pemupukan adalah sebelum melakukan pemangkasan, sebelum berbunga atau saat sesudah bunga dipetik.
Pada umumnya bunga melati tumbuh menjalar, kecuali pada beberapa tertentu. Maka perlu dilakukan pemangkasan agar pertumbuhan tanaman tetap terjaga. Potong tangkai tangkai yang tumbuh tidak beraturan sehingga serasi dengan ukuran pot. Fungsi lain dari pemangkasan ini juga adalah sebagai perangsang agar tanaman melati cepat berbunga.
Semoga penjelasan singkat tentang cara menanam bunga melati diatas dapat membantu Anda yang tertarik dan ingin memelihara tanaman bunga ini di dalam rumahnya. Dan Semoga bermanfaat.